Silahkan join grup telegram Muslim Travelers dengan klik logo dibawah ini

Blog

Tips menukarkan uang Riyal bagi Jamaah Haji dan Umroh

18 April 2017

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu, seluruh umat Muslim yang ada didunia ini tentu saja sangat menginginkan untuk dapat berkunjung ke tanah suci guna menunaikan ibadah haji maupun umrah. Jika kita ingin berangkat haji maupun umrah tentu saja segala macam hal harus kita perhatikan dengan cermat termasuk itu tergolong financial maupun non financial . Pastinya yang tak luput dari perhatian adalah keimanan yang harus dipupuk pada saat di tanah air agar kelak di tanah suci akan memperoleh gelar mabrub. Siapa yang tak menginginkan gelar ini yang langsung di berikan oleh Allah SWT pada tamunya yang dengan sungguh-sungguh melaksanakan rukun Islam yang kelima itu. Bukan hanya mental, kekuatan fisik juga harus di perhatikan dan di latih mengingat dengan banyaknya rangkaian ibadah yang mengguras energi. Pada saat Anda berkunjung ke tanah suci pastinya ingin memberikan sanak saudara dan kerabat yang ada di Indonesia semacam buah tangan atau oleh-oleh untuk mereka dengan semacam ini maka otomatis Anda memerlukan uang riyal untuk bertransaksi di tanah suci. Untuk itu kami tertarik untuk memberikan tips kepada Anda semua mengenai tips menukarkan uang riyal:

1. Gampang-gampang susah

Yang pertama adalah pada saat menukar uang rupiah dengan riyal gampang- gampang susah. Jika Anda tidak hati-hati dan teliti maka akan merugi sebab terbentur pada harga Riyal sedang mahal. Pada saat sekarang ini normalnya , satu Riyal kira-kira setara dengan Rp 2.540. Akan tetapi, jika nanti pada saat musim haji telah maka di money-changer biasanya akan mencapai angka satu Riyal = Rp 2.700 ataupun bahkan Rp 3.000.

2. Menukar uang jauh-jauh hari

Tips yang kedua adalah ada baiknya untuk Anda tidak menukar uang-uang tersebut pada saat memasuki musim haji, sangat disarankan untuk Anda yang ingin menunaikan ibadah ke tanah suci untuk menukarkan uangnya saat jauh-jauh hari sebelum Anda berangkat. Sebab, semakin dekat dari waktu haji, maka akan semakin mahal pula tukar kurs Riyal nya.

3. Tukarkan uang di tanah air

Yang ketiga adalah jika keadaan telah tidak memungkinkan untuk menukarkan uang Rupiah ke Riyal di jauh-jauh hari maka Anda dapat mensiasati hal ini dengan menukarkan uang Anda di tanah air saja meskipun telah memasuki waktu-waktu keberangkatan Anda. Perlu Anda ketahui bahwasannya di Negara Arab Saudi harga satu riyal dapat setara dengan Rp 3.000 hingga Rp 3.300. Di Tanah Suci sana biasanya kursnya akan jauh lebih mahal , maka dari itu jika ada jama’ah lain yang mau menukarkan riyalnya dengan harga pertemanan maka Anda tak perlu membeli riyal dengan harga yang tergolong mahal.

4. Hindari menukar uang di area bandara

Tips selanjutnya adalah Anda sangat di sarankan untuk menghindari menukarkan uang di sekitar area bandara atau embarkasi. Mengapa demikian? Sebab kurs satu Riyal di bandara atau di embarkasi biasanya telah tergolong mulai tinggi yaitu sekitar Rp 2.700 hingga Rp 3.000 ataupun bahkan bisa lebih mahal.

5. Tukarkan money changer

Untuk Anda sangat di anjurkan untuk menukarkan uang rupiah Anda ke money changer, sebab di money changer yang telah resmi akan pemerintah Anda tidak perlu khawatir akan uang tersebut asli atau tidak. Pastinya Anda tak ingin tertipu ataupun dibohongkan dengan orang-orang yang bermodus dengan jasa penukaran uang.

6. Tukar dengan jama’ah yang baru pulang ke tanah air

Jikalau Anda memiliki kenalan atau sanak keluarga yang baru pulang dari tanah suci untuk menunaikan ibadah haji maupun umrah, maka tak ada salahnya jika Anda menukarkan uang riyal mereka dengan Anda jika terdapat lebih dan di bawa ke tanah air . Mengapa kami menyarankan ini? Karena akan jauh lebih murah apabila Anda menukar dengan sesama jama’ah umrah atau haji yang telah terlebih dahulu berangkat ke tanah suci yang memiliki uang riyal yang tidak di habisakan pada saat di sana dan biasanya mereka akan banting harga.

Itu dia sedikit tips yang dapat kami berikan semoga dapat bermanfaat untuk Anda semua, perlu juga di ingat bahwa tujuan Anda kesana adalah untuk memenuhi panggilan Allah SWT guna menjadi tamunya bukan untuk berbelanja dan membagi-bagikannya dengan niat yaitu “riya”.

Tak ada salahnya Anda memberikan oleh-oleh untuk mereka , namun yang patut di ingat luruskan niat ke tanah suci untuk beribadah kepada Allah bukan untuk menghabiskan uang untuk berbelanja. Di sarankan pula untuk Anda membawa bekal uang secukupnya saja sesuai dengan keperluan Anda jangan sampai membawa banyak uang yang pada akhirnya ibadah Anda tidak khusyu akibat memikirkan uang takut hilang.

 

(Rohani Syawaliah)